Rabu, 25 Oktober 2017

KULIAH GRATIS KE KOREA SELATAN DENGAN BEASISWA KGSP



KGSP (Korean Government Scholarship Program) adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Korea bagi mahasiswa internasional. Beasiswa ini sangat menarik karena menanggung seluruh biaya, termasuk biaya kuliah dan biaya hidup.

Mahasiswa internasional yang menerima beasiswa ini akan mengikuti kursus bahasa Korea selama 1 tahun di kampus mereka. Jika mahasiswa sebelum mendaftar telah mencapai skor TOPIK level 5, maka tidak perlu mengikuti kursus bahasa. Jadi, kuliah S1 di Korea akan berdurasi 5 tahun ( 1 tahun kursus bahasa + 4 tahun kuliah S1), 3 tahun untuk kuliah S2, dan 4 tahun untuk kuliah S3.

 

YANG DITANGGUNG BEASISWA KGSP

  1. Tiket PP ke Korea
  2. Biaya Kuliah FULL
  3. Biaya akomodasi 200,000 Won
  4. Biaya hidup/bulan mahasiswa S1 800,000 Won, mahasiswa S2 900,000 Won
  5. Biaya pengobatan 20,000 Won/bulan
  6. Biaya kursus bahasa 800,000 Won per 4 bulan
  7. Penghargaan tambahan 100,000 Won untuk mahasiswa yang berprestasi bagus dalam bahasa Korea (meraih skor TOPIK level 5)
  8. Bantuan Riset 210,000 – 240,000 Won per semester
  9. Biaya perkuliahan/disertasi 500,000 – 800,000 Won


PERSYARATAN MENDAFTAR

  1. Bukan warga negara Korea
  2. Sehat fisik dan mental
  3. Usia tidak melebihi 25 tahun untuk beasiswa S1, dan tidak melebihi 40 tahun untuk beasiswa S2
  4. Telah menyelesaikan pendidikan menengah atas dengan baik (untuk pendaftar program S1)
  5. Memiliki gelar Bachelor/S1 atau Master/S2 (untuk pendaftar program S2)
  6. Tidak pernah mendaftar ke universitas di Korea sebelumnya
  7. Penerima KGSP sebelumnya dapat mendaftar kembali (hanya sebanyak 1 kali) jika telah mencapai skor TOPIK level 4, atau telah menerima surat rekomendasi dari Kedutaan Korea
  8. GPA 80% ke atas dari pendidikan sebelumnya



JADWAL PENDAFTARAN


Program S1

Pengumuman pendaftaran beasiswa: setiap bulan September
Pendaftaran beasiswa dimulai: Oktober – November
Pengumuman hasil: Januari
Mahasiswa harus tiba di Korea pada akhir Febuari

Program S2

Pengumuman pendaftaran beasiswa: setiap bulan Februari
Pendaftaran beasiswa dimulai: Maret - April
Pengumuman hasil: Juni
Mahasiswa harus tiba di Korea pada bulan Agustus



PROSEDUR PENDAFTARAN


Pertama, pendaftar harus mengisi formulir dan memilih universitas dari daftar yang disediakan NIIED. Informasi ini baru bisa diakses setelah pengumuman pendaftaran beasiswa dikeluarkan. Kunjungi situs resmi NIIED, pengumuman akan dikeluarkan di bulan September untuk program S1 dan bulan Febuari untuk program S2.

Selain formulir pendaftaran, dokumen-dokumen yang perlu disertakan adalah:


1. Dokumen-dokumen yang harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah:
* Rapor dan Ijazah SMU (dari awal hingga akhir semester) Setelah diterjemahkan harus dilegalisir oleh sekolah
* Akte lahir, setelah diterjemahkan perlu dilegalisir oleh notaris
* Kartu Keluarga
*KTP pendaftar dan orang tua

2. Dua surat rekomendasi (bisa dari kepala sekolah dan guru) dalam bahasa Inggris. Surat tersebut harus diberi tandatangan dan stempel resmi, kemudian dimasukkan ke amplop terpisah. Amplop tersebut harus disegel oleh penulis rekomendasi.

3. Personal Statement yang menjelaskan mengapa kamu ingin kuliah di unviersitas tersebut, keahlian-keahlian dan keunggulan yang kamu miliki dan mengapa kamu berhak mendapatkan beasiswa.

4. Study Plan yang menjelaskan mengapa kamu memilih jurusan tersebut dan apa yang ingin kamu lakukan setelah lulus kuliah.

5. Janji NIIED (bisa di dapatkan di situs NIIED setelah pengumuman pendaftaran beasiswa dikeluarkan).

6. Fotokopi sertifikat TOEFL/IELTS dan TOPIK (jika ada).

7. Paspor pendaftar dan orang tua (jika ada).

8. Laporan kesehatan

9. Verifikasi Visa D2

10. Sertifikat atau penghargaan yang pernah dicapai


PENTING!

1. Dokumen harus dalam format A4

2. Semua dokumen difotokopi 3 rangkap. Untuk dokumen yang perlu dilegalisir, harus dilegalisir dulu baru difotokopi.

3. Supaya rapi, kamu bisa memisahkan dokumen-dokumen tersebut dengan cara demikian (sumber: Novia):

Amplop 1 (Tuliskan “ORIGINAL” di atas amplop): Dokumen-dokumen yang telah dilegalisir dan surat rekomendasi

Amplop 2 (Tuliskan “COPY” di atas amplop): 3 rangkap dokumen yang telah difotokopi

Kemudian satukan kedua amplop tersebut ke amplop yang lebih besar, dan tuliskan “KGSP” pada amplop, kemudian kirim ke:
Kedutaan Besar Korea, Jl. Gatot Subroto Kav. 57 Jakarta 12950
Telepon:+62-21-2967-2555
Fax: +62-21-2967-2556/2557
Situs: http://idn.mofa.go.kr
E-mail: koremb_in@mofa.go.kr

Perlu diingat, dokumen yang rapi akan mempermudah kerja panitia,dan juga memberikan kesan yang baik. Susunlah dokumen berdasarkan checklist yang disediakan oleh situs NIIED.

Setelah menerima dokumen-dokumen tersebut, Kedutaan Besar akan menyeleksi kandidat yang cocok. Kandidat yang terpilih kemudian akan dihubungi via email, untuk menghadiri wawancara dalam bahasa Inggris.

Beberapa contoh pertanyaan yang keluar sewaktu wawancara (sumber:Inna):
1.      Mengapa memilih Korea?
2.      Mengapa pilih Univ A, B, dan C?
3.      Mengapa ingin berprofesi jadi A?
4.      Bagaimana pendapatmu tentang TKI di Korea?
5.      Apa yang mau kamu berikan ke Indonesia?
6.      Hidup di Korea itu berat lho. Kamu yakin bisa bertahan disana? 
7.      Apa yang kamu lakukan setelah lulus?

Setelah lolos wawancara, maka dokumen kandidat akan diteruskan ke NIIED yang kemudian akan meneruskan ke universitas-universitas di Korea sesuai dengan pilihan kandidat. Setelah itu universitas akan menilai dokumen tersebut dan menentukan apakah pendaftaran tersebut diterima. Pengumuman akan diumumkan di situs GKS.

Sumber:

Rabu, 05 April 2017

Angkat tema berbeda strategi Chief Kim menyentuh pemirsanya

Chief Kim adalah drama comedy office Korea yang mulai disiarkan KBS2 pada 25 Januari 2017. Drama ini mengangkat tema berbeda yaitu seputar kehidupan perkantoran di sebuah perusahaan. Alur cerita tentang bisnis ini nggak akan bikin kamu bosan berkat Akting dan chemistry keren para pemain ditambah alur cerita yang menarik dan tidak mudah ditebak, membuat Chief Kim menjadi drama populer yang  memang layak ditonton.




Tokoh utama serial drama ini adalah Kim Sung-ryong, seorang akuntan yang menjadi manajer di TQ Group untuk menggelapkan sejumlah besar uang. Namun pada akhirnya, Sung-ryong harus berhadapan dengan hak-hak fundamental para karyawan. Ia pun kemudian memilih melawan korupsi perusahaan dan membela hak-hak para karyawan ketimbang menjalankan misi awalnya. 
Berikut profil para pemeran utama serial Chief Kim.

Namgoong Min, pemeran karakter Kim Sung-ryo





Transformasi peran sukses dilakukan Namgoong Min, yang dikenal lewat peran-peran jahatnya. Ia kini telah jadi pemeran protagonis, yang diawali dengan penampilannya di Beautiful Gong Shim. Sebelum membintangi Chief Kim, Namgoong melakukan pemanasan dengan tampil sebagai bintang tamu di drama populer Doctor Crush, tepatnya di episode 13-15 sebagai Nam Ba-ram.


Nam Sang-mi, pemeran karakter Yoon Ha-kyung





Aktris asal Yeongju berusia 32 tahun ini telah berakting sejak tahun 2003. Ini merupakan drama comebacknya setelah mendampingi Lee Joon-gi dalam drama tahun 2014, Gunman In Joseon. Nam Sang-mi absen sejak saat itu karena ia menikah dengan seorag pebisnis pada Januari 2015 dan melahirkan anak pertamanya bulan November di tahun yang sama. Ia kini siap menghibur kita.

Lee Jun-ho, pemeran karakter Seo-yool 





Junho dikenal sebagai punggawa boyband 2PM. Karir aktingnya dimulai pada 2011. Ia didapuk menjadi main lead film Cold Eyes yang memberinya nominasi Aktor Baru Terbaik dari Buil Film Awards. Ia juga membintangi dua film top lain, Memories of the Sword dan Twenty. Junho baru saja debut di layar kaca, dan Chief Kim adalah drama ketiganya setelah Memory dan Uncontrollably Fond (cameo).


Jung Hye-sung, pemeran karakter Hong Ga-eun



Aktris muda dengan penampilan cantik mempesona ini terus menegaskan eksistensinya lewat serangkaian drama yang ia bintangi dalam dua tahun terakhir. Sejak tahun 2015 saja, Jung Hye-sung setidaknya sudah bermain di delapan buah drama, yang rata-rata adalah drama populer, seperti BloodOh My VenusRemember: War of the SonMarriage Contract, serta Love In the Moonlight.

Senin, 09 Januari 2017

9 Kesalahpahaman Tentang Korea Selatan

9 Kesalahpahaman Tentang Korea Selatan


Korea Selatan Terletak antara Cina: negara dunia dengan penduduk paling banyak, Jepang: Kiblatnya budaya Asia Timur, dan Korea Utara: negara aneh yang gila perang . Tidak mengherankan kemudian, jika Korea Selatan sering memudar ke dalam budaya campuran. Korea Selatan adalah negara fantastis yang layak untuk mendapatkan perhatian lebih . Dan ada banyak kesalahpahaman pandangan orang tentang negara ini.

1. Korea Selatan Cinta Amerika

Ketika Anda bertanya pada orang Amerika rata-rata apa yang mereka ketahui tentang Korea Selatan adalah ‘Perang Korea’. Asumsi bahwa AS adalah ‘Penyelamat besar yang datang untuk membantu mereka dan bahwa bangsa Korea sangat berterima kasih kepadanya’ itu tidak sepenuhnya benar.

Banyak warga Korsel percaya bahwa ‘Perang Korea’ hanya pertempuran antara Amerika Serikat dan Uni Soviet dimana mereka hanya pion-pion yang saling diadu. Setelah perang, tentara Amerika yang ditempatkan di Korea telah menyebabkan banyak masalah, dan menggambarkan persoalan sosial yang sangat besar.
Ada banyak sekali contoh ini, tapi diantaranya ada dua peristiwa yang menjadi sorotan. Peristiwa itu adalah ketika kecelakaan kendaraan lapis baja 2002 milik AS yang sedang melaju kencang tanpa memperdulikan warga Korea di sekitarnya dan melindas dua anak perempuan sekolah menengah dan juga peristiwa insisden 2011 dimana Pfc. Kevin Flippin menerobos masuk ke rumah warga dan berulang kali memperkosa gadis Korea berusia 18 thn..
2. Korea Selatan Penuh Sesak
Satu foto yang masuk ke pikiran ketika banyak yang berpikir bahwa Korea Selatan mirip dengan sebuah sungai rambut hitam di Asia yang mengalir turun ke trotoar atau mengalir masuk dan keluar dari kereta. Mungkin akan menjadi pengalaman yang aneh ketika Anda pertama kali menemukan diri Anda dalam sebuah kereta bawah tanah penuh dengan orang Korea, tapi itu tidak benar. Kebenaran adalah bahwa populasi Korea yang sangat padat ada di wilayah Seoul, tapi itu hanya sebagian kecil dari Korea.

Tempat-tempat seperti Pulau Jeju dan Provinsi Gangwon adalah fitur lanskap yang menakjubkan dan tidak padat penduduknya
3. Selatan Takut Pada Utara
Baru – baru ini ada berita tentang ancaman Korea Utara yang akan Meluluh lantakkan Seoul menjadi debu. Namun orang – orang Korea Selatan sama sekali tidak terlihat panik. tidak terjadi penjarahan, tidak terjadi belanja massal untuk stok di perlindungan, ataupun tidak terjadi pembelian/pembuatan perahu untuk melarikan diri.

Mereka sudah kenyang dengan ancaman Korea Utara selama 50 tahun terakhir ini, dan Korea Utara hanya pernah sedikit berbuat kekerasan kepada Korea selatan di wilayah yang terpencil pula.
Dan Yang mengejutkan lagi secara teknis Korea Utara dan Selatan masih dalam keadaan perang, karena belum ada perjanjian pemberhentian perang antara keduanya. Yang ada hanya genjatan senjata untuk menghentikan pertempuran sementara waktu.
4. Mayoritas Korea Selatan Pemeluk Buddhis
Korea Selatan sekitar 25% pemeluk Budha, 29% Kristen, 41% Atheist, dan 3% sisanya tersebar di berbagai agama-agama lain. Saat Anda berjalan melalui jalan-jalan Seoul sulit untuk melewatkan neon merah yang hampir berdiri setiap gereja. 
Bahkan, Gereja Yoido Kendali Injil adalah gereja terbesar di dunia dengan sekitar satu juta anggota. Buddhisme sangat berpengaruh sepanjang sejarah Korea telah menjadi semakin kurang populer dalam perjuangan untuk bertahan hidup di tengah-tengah Korea yang terus berkembang
5. Orang Korea Selatan Kebanyakan Berbadan Tipis
Bila kita membayangkan warga Korea yang terbayang adalah gadis-gadis bertubuh langsing dan berpinggang kecil, dikurangi pegulat Ssireum. Tadinya mungkin warga Korsel bertubuh tipis, tapi tidak dengan sekarang.

Sejak booming keuangan di tahun tujuh puluhan, Korea Selatan telah menyambut banyak rantai makanan cepat saji dan waralaba pizza. Dan seperti sudah bisa anda duga, pengenalan mereka dengan makanan barat telah cukup berpengaruh pada lingkar pinggang banyak orang. Namun demikian, Korea (dan Jepang) adalah orang-orang terkurus di dunia per kapita.
6. Wanita Korea Selatan Penurut
Para ajumma (perempuan Korea yang menikah) terkenal sebagai wanita yang kuat dan menentukan. Jika ada kursi kosong di kereta bawah tanah, ajumma akan menghalalkan berbagai cara untuk mendapat kursi kosong tersebut. 

Sang suami mungkin akan membawa pulang uang, tetapi ia belum tentu menjadi bos di rumah. Dan Istrilah yang selalu mengontrol keuangan dan memutuskan hampir semua keputusan di dalam rumah tangga.
7. Orang Korea Selatan Rajin
Ya, Korea Selatan mendapat ranking ke- 7 pada indeks Pendidikan Bangsa Bangsa untuk alasan yang cukup baik. Korea serius tentang pendidikan. Bahkan Obama memuji pendidikan 13 jam sehari untuk anak Korea Selatan di dalam kelas.Tapi dia tidak mengatakan bahwa pendidikan publik di korsel sangat mirip dengan Amerika Serikat.

Siswa yang menghabiskan banyak waktunya di kelas memiliki orang tua yang bersedia dan mampu membaiayai program setelah selesai sekolah dan akademi pendidikan swasta. Jadi, orangtua kaya di Seoul dan daerah sekitarnya cenderung memiliki anak yang cukup rajin. Tetapi itu bukan jaminan. Mahasiswa Korea sering memberontak terhadap sistem pendidikan yang melelahkan dan mulai bekerja setelah lulus sekolah menengah (seperti Indonesia).
Stereotip ‘rajin’ mungkin muncul dari siswa pertukaran Korea yang belajar di Barat. Siswa-siswa ini berasal dari keluarga yang sangat kaya. Pendapatan rata-rata di Korea Selatan adalah $ 2300 per bulan
8. Korea Selatan Didominasi oleh Cina atau Jepang
Tidak ada keraguan bahwa Korea diposisikan dalam tempat yang sulit antara pusat-pusat kekuatan militer Jepang dan Cina. Sepanjang sejarah, Korea telah melakukan pertempuran dengan baik dan mereka kadang-kadang menang. 
Sebenarnya mereka mempertahankan kemandirian mereka selama lebih dari lima ratus tahun dalam periode yang disebut Dinasti Joseon. Mereka menemukan sebuah kapal perang besi berlapis yang sangat efektif dalam pertempuran laut mereka, serta Hwacha, yang meluncurkan 100 – 200 panah berapi pada musuh mereka. Dinasti besar dan kuat di Korea hanya bisa dikalahkan oleh Jepang yang waktu itu Jepang sudah memperoleh persenjataan modern dari Barat. Untuk hari ini, Korea melestarikan warisan budaya mereka sendiri yang unik yang bisa mereka banggakan
9. Korea Selatan, “Irlandia” Asia
Ketika orang mengatakan ini, mereka mengacu pada alkoholisme, temperamen yang berapi-api dan memiliki seorang tetangga kuat besar yang telah merampok negara mereka berkali-kali. Tentu saja, Korea dan Jepang memiliki sejarah panjang yang sama dengan Irlandia dan Inggris, tetapi mereka tidak berarti sama.

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, Korea selama bertahun-tahun menikmati kemakmuran dan keamanan selama Dinasti Joseon. Memang benar bahwa Korea Selatan memiliki apresiasi yang baik dari alkohol. Mereka juga memiliki “temperamen yang berapi-api” dibandingkan dengan Jepang.
Jepang dan Inggris keduanya didefinisikan sebagai tetangga mereka (Korea-Irlandia) yang liar dan sembrono, meskipun ada kemungkinan bahwa ini adalah masalah kurangnya generalisasi fakta dan intoleransi budaya.

Rabu, 19 Oktober 2016

Kisah Sedih Masa Lalu Dibalik Kesuksesan 7 Artis Cantik Korea


Di balik wajah cantik artis Korea yang bisa bikin kita melongo ini, ternyata ada kisah-kisah sedih nan memilukan yang sempat dipikul.
Yap, mereka bukanlah cewek-cewek biasa yang meraih kesuksesannya dari cara-cara instan. Berasal dari keluarga miskin alias nggak berada, 7 artis cantik Korea ini harus berjuang untuk mengejar cita-citanya. Beruntung, usaha mereka nggak sia-sia. Sekarang mereka terkenal dan mendapatkan penghasilan yang lebih dari lumayan. Ini dia, 7 artis Korea yang punya masa lalu menyedihkan. Pencapaian mereka sekarang, sanggup bikin kita salut!

1. Ahn So-hee / Sohee (Ex-Wonder Girls)


Saat masih berusia 4 tahun, orang tua dari Sohee bercerai. Kondisinya makin terpuruk lagi, waktu sang ayah kehilangan pekerjaan dan bekerja dengan pekerjaan lain yang upahnya lebih sedikit. Artis Korea ini pun membantu sang ayah untuk bekerja mengantar susu keliling rumah. Ex-member Wonder Girls ini lantas langsung menjadi tumpuan utama keluarga dalam mencari nafkah.
Untungnya, ia diterima sebagai peserta training oleh manajemen artis JYP Entertainment. Nasibnya pun berubah. Diketahui, setelah nggak memperpanjang kontraknya di Wonder Girls, ia juga mulai merambah dunia akting, terbukti dengan perannya di Train to Busan.

2. Lee Ji-eun / IU


Penyanyi, model iklan, dan artis Korea bernama lengkap Lee Ji-eun ini rupanya juga berasal dari keluarga yang kurang beruntung. Dalam sebuah wawancara, artis Korea ini bilang kalau dulu, semua anggota keluarganya sering mengalami kesulitan ekonomi akibat hutang orang tuanya. IU bersama seluruh anggota keluarga sampai mesti tinggal dalam sebuah rumah sederhana yang penuh kecoa. IU pun sampai nggak bisa tidur.
Nggak cukup sampai di situ, IU bahkan pernah ditipu perusahaan rekaman dan didenda untuk membayar sejumlah uang. Belum lagi, IU sempat ditolak lebih dari dua puluh label rekaman termasuk JYP Entertainment. Namun, sosok multitalenta ini akhirnya bisa berhasil menjadi salah satu bintang paling bersinar di Korea.

3. Goo Ha-ra / Hara (Ex-Kara)


Di saat usianya baru 7 tahun, orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Selain harus berdamai dengan kondisi hidup dalam kemiskinan, masa kecilnya pun cukup menyedihkan, lantaran ia sering jadi korban bullying. Ibu dari personil Kara ini nggak terlalu banyak diceritakan, sementara ayahnya terkenal keras dan disiplin. Goo Hara tumbuh besar bersama kakek-neneknya. Ia pun semangat mengejar cita-citanya menjadi seorang artis Korea.

4. Sandara Park / Dara (2NE1)


Kisah memilukan mesti dipikul Sandara sebelum menjadi seperti sekarang. Sosok yang ia kenal dan panggil sebagai ayah, justru menjadi makhluk yang membuat keluarganya menderita. Ayah Sandara Park sekali waktu menjalin hubungan dengan wanita lain, bahkan sudah membangun keluarga lagi. Sang Ayah meninggalkan Park bersaudara dan mengambil uang dan hartanya. Untunglah, berkat perjuangan cewek yang kini menjadi penyanyi, model, dan aktris ini, ia bisa mendulang kesuksesan berkat bakatnya.

5. Park Hyo-jin / Narsha (BEG)


Saat Korea mengalami krisis keuangan IMF, cewek dengan nama beken Narsha ini telah bercita-cita ingin menjadi artis Korea. Sebelumnya, ia hidup sangat miskin dan minim harta benda, sehingga ia dan sang ibu mesti tinggal di sebuah ruangan bawah tanah yang mereka sewa. Saking malunya dengan kondisi tersebut, Narsha sampai harus menggunakan masker setiap ia ingin keluar rumah. Sekarang, ia berhasil menjadi aktris dan penyanyi Korea terkenal.

6. Jun Hyo-seon / Hyoseong (Secret)

Jun Hyo-seong pernah mengenyam rasanya menjadi seorang pekerja keras yang bersusah payah mencari uang. Dengan usahanya yang giat, keluarganya sampai pernah merahasiakan sakit kanker yang diderita sang ayah agar Jun tidak kepikiran. Sayang, kesedihan harus menimpa artis ini, saat sang ayah meninggal dunia sewaktu ia masih menjadi trainee di agensi manajemen artisnya. Sekarang, ia menjadi personil girl group Secret.

7. Park Jin-young / Kahi (Ex-After School)

Park Jin-young alias Kahi dengan kesuksesannya sekarang ternyata tidak dilalui dengan mudah. Dia pernah nggak mendapat restu dari orang tua untuk menjadi artis. Gara-gara hal tersebut, artis Korea ini bahkan pernah lari dari rumah untuk mengejar impiannya dan nggak punya banyak dana. Untungnya, sekarang ia mampu membuktikan dirinya bisa menjadi artis Korea yang mapan dan kaya raya.
Kahi sendiri merupakan ex-member After School yang kini meniti solo karier.

Kamis, 22 September 2016

Seputar Wajib Militer di Korea Selatan yang Mengejutkan

Annyeong chingudeul. Di Indonesia sekarang kan lagi booming bahas soal program bela negara yang katanya mirip mirip dengan wamil di Korea, hanya saja waktu pelaksanaannya lebih singkat. Kalian para K-Popers pastinya udah gak asing lagi dengan istilah wamil alias wajib militer di Korea sana. Banyak fangirl yang suka lebay pas idol mereka mau berangkat wamil. Nah hari ini gue mau posting satu artikel tentang wamil di Korea Selatan. Bermodalkan searching sana sini gue berhasil menghimpun infonya di bawah ini.



Wamil atau wajib militer adalah kewajiban bagi warga negara berusia antara 18 – 27 tahun untuk menyandang senjata dan menjadi anggota tentara. 
Warga wanita biasanya tidak diharuskan wamil, tetapi ada juga negara yang mewajibkannya, seperti di Israel. Korea Selatan adalah salah satu negara yang masih menjalankan wajib militer kepada warganya yang berjenis kelamin laki-laki.


Tujuan Wamil adalah untuk mempersiapkan para pemuda negara tersebut dengan teknik dasar militer sehingga siap membela negaranya jika sewaktu-waktu terjadi ancaman invansi dari negara lain dan militer kekurangan pasukan.


Korsel sendiri gencar menjalankan program wajib militer ini dikarenakan hubungannya dengan negara tetangganya, Korut, yang sampai saat ini masih terasa hambar pasca Perang Korea yang akhirnya memisahkan kedua negara tersebut. Pria Korea Selatan yang berumur 20-30 tahun diwajibkan mengikuti program wajib militer ini selama 2,3 – 2,5 tahun. Stress biasanya akan melanda mereka jika mendapat panggilan untuk wajib militer.


Namun ada beberapa golongan yang tidak diwajikban untuk mengikuti wajib militer ini.
1. Orang cacat.
2. Ilmuan
3. Orang yang berjasa bagi negaranya. Sehingga tim sepak bola Korea Selatan tahun 2002 ( Ahn Jung Hwan cs ) yang berhasil masuk semi final pada Piala Dunia tidak wajib mengikuti wamil.
4. Kriminal
5. Orang yang mengalami cedera fisik.
6. Jika laki-laki adalah pencari nafkah utama.
7. Sudah menikah dan tidak memiliki anak laki-laki.
8. Jika dia anak tunggal / hanya anak laki-laki. Hal ini untuk memastikan warisan dari keluargaatau semacam penerus keluarga.

Tapi mengenai poin ke 8 di atas gue pernah baca dari akun instagram @yannie_kim *seorang WNI yang tinggal dan kerja di Korea* menyebutkan bahwa


"Aku gak pernah dengar kalo anak laki satu2nya itu bisa punya pilihan untuk tidak WAMIL ( secara logika dikorea banyak yg punya anak 1 orang, kalo keluarga yg punya anak 1 bisa pilih tidak WAMIL maka sudah dipastikan 50% dr warga korea laki2nya tidak berangkat WAMIL dan sudah pasti kedepannya warga korea pasti gak mau punya anak lebih dari satu dong.Sementara korea lagi gencar2nya menggalang warganya agar mau punya banyak anak dengan iming2 santunan baik dr biaya selama hamil sampai tunjangan melahirkan dan biaya penitipan anak, pra school, tk di tanggung pemerintah Jd gak masuk akal kan?" 



Bukan hanya para artis dan orang terkenal saja yang ingin lepas dari kewajiban mereka sebagai warga negara Korea dewasa, tapi orang-orang biasa juga malas ikut wajib militer. Tentunya, siapa yang ingin mengabiskan minimal 21 bulan di kemp pelatihan dan terputus dari dunia luar. Menghentiak segala rutinitas sehari-hari bertemu teman dan harus mematuhi perintah atasan dan hidup disiplin 24 jam penuh seperti lazimnya para anggota militer lainnya. Untuk yang senang dengan kehidupan militer, yang bercita-cita masuk ketentaraan, atau yang punya rasa cinta tanah air sedemikian besarnya sih mungkin akan senang-seang saja. Tapi pada umunya rakyat sipil biasa pasti akan mengeluh. 

Banyak orang yang berusaha menghindari wajib militer ini. Cara pertama yang dilakukan adalah melepaskan kewarganegaraan. Tentunya ini tidak bisa dilakukan oleh semua orang, tapi orang-orang Korea yang lahir dan besar di luar negeri punya dua kewarganegaraan Yang memilih mempertahankan kewarganegaraannya tentunya harus pulang ke Korea untuk menjalani wamil, walaupun dia bermukim di luar negeri. Masalahnya, ternyata banyak yang sengaja melepaskan kewarganegaraan Korea-nya. Orang-orang yang memilih jalur ini tidak dikenai kewajiban wamil. Enak kan? Tapi perkara tidak selesai di sini.

Bagi mereka yang melepaskan kewarganegaraan Korea karena ingin menghindari wamil akan mengalami kesulitan di masa depan jika mereka kembali ke Korea. Yang pertama, hampir tidak mungkin bagi mereka untuk mendapatkan kewarganegaraan Koreanya kembali. Yang kedua, jika mereka ingin berkarir di Korea, mereka harus siap menerima tekanan kultural. Masyarakat menganggap rendah dan mencibir anak-anak dari keluarga yang sengaja melepaskan kewarganegaaraan untuk menghindari wamil. Di Korea, laki-laki belum dianggap sebagai laki-laki sepenuhnya jika mereka belum masuk wamil.

Laki-laki dewasa 20 - 30 tahun yang belum ikut wamil harus siap melayani dan menuruti seniornya. Walaupun posisi di pekerjaannya lebih tinggi, orang yang belum masuk wamil akan tetap kurang dihormati dan tidak disegani. Orang-orang yang sudah menyelesaikan wamil menganggap masa-masa yang mereka habiskan dalam wamil sebagai sebuah kebanggan dan sebuah proses menjadi laki-laki sejati. Hal ini dikarenakan mereka telah melepaskan semua posisi, pekerjaan, pendidikan, dan kenikmatan lain untuk mengabdi pada negara. Inilah yang dianggap sebagai hidup baru laki-laki sejati di Korea.

Gimana menurut kalian kalo program wamil ini diterapkan di Indonesia?